Era
revolusi industri saat ini sudah mencapai tahap 4.0 dengan menghasilkan pabrik
cerdas yang mempermudah kegiatan manusia di zaman sekarang, hampir semua bidang
merasakan efek revolusi industri 4.0 ini. Begitu pula dengan bidang pendidikan,
dari awal pendidikan ada di Indonesia pada awal abad ke-16 dengan datangnya
bangsa Portugis. Teknologi dunia pendidikan beragam macamnya dan hal ini sangat
membantu proses belajar mengajar, tetapi disadari atau tidak teknologi dalam
pembelajaran memiliki kelebihan dan kekurangan, baik yang berpengaruh pada
pendidikan dan juga bisa berpengaruh pada peserta didik.
Salah satu kelebihan
teknologi dalam pembelajaran adalah mempermudah pekerjaan pendidik dalam hal
administrasi dan dalam menyampikan materi pada peserta didik saat proses
pembelajaran dengan menggunakan bantuan media, sehingga maksud yang hendak
disampaikan dapat diterima dengan baik oleh peserta didik. Adapun kekurangannya
adalah seperti yang kita ketahui bersama bahwa untuk mengoprasikan media dalam teknologi
itu butuh unsur pendukung yang harus ada. Apakah semua sekolah di Indonesia
sudah siap? Baik itu yang formal ataupun non formal? Dan di era revolusi
industri 4.0 ini pun menjadi tantangan yang berat bagi pendidik di Indonesia
karena sumber pengetahuan saat ini dikuasai teknologi, bukti konkretnya adalah
ada istilah “Mbah Google” dan kita lebih sering menemukan jawaban atas
pertanyaan itu dari teknologi. Pekerjaan besar dunia pendidikan Indonesia di
era revolusi industri 4.0 adalah bagaimana mengejar pemerataan teknologi di
Indonesia untuk proses pembelajaran dan bagaimana caranya pendidik
menanggulangi kecerdasan mesin? Marimencari jalan keluarnya agar dunia pendidikan indonesia tidak tergerus oleh perkembanga zaman.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar