Awal adanya program Sekolah Pamong berbarengan dengan SD Inpres (Instruksi Presiden), dibentuk pada zaman orde baru Presiden Soeharto dengan dikeluarkannya Inpres No 10 Tahun 1973 (Program Pembangunan Gedung SD). Presiden Soeharto merancang pendidikan nasional dan itu dituangkan dalam Repelita, arah pembangunan pendidikan ini diawali dengan pemerataan pendidikan secara nasional. Saat itu Presiden Soeharto mencanangkan Gerakan Wajib Belajar sebagai cara untuk mewujudkan amanat pembukaan UUD 1945 yakni "mencerdaskan kehidupan bangsa".Sekolah Pamong (pendidikan Anak Oleh Masyarakat, Orangtua, dan Guru) adalah salah satu pendidikan setingkat SD, sehingga sering juga disebut SD Pamong. Sekolah Pamong atau SD Pamong sudah dipersiapkan sejak tahun 1974 oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pendidikan dan Kebudayaan (BP3K), sasarannya adalah anak golongan pertama yakni golongan pertama (golongan anak orang miskin). Sekolah Pamong atau SD Pamong tidak memiliki gedung tetap tetapi kegiatan belajar mengajar dibimbing oleh guru pamong, kegiatan belajarnya berupa Sanggar Kegiatan Belajar atau Balai Pengembangan Kegiatan Belajar yang bisa dilaksanakan di Balai Desa atau rumah penduduk sekalipun. Proyek perintis Sekolah Pamong dibuka di Kabupaten Karangayar, Surakarta pada tahun 1975, lalu pada tahun 1977 proyek Sekolah Pamong atau SD Pamong di laksanakan di sebuah kecamatan di Kabupaten Gianyar Bali.
Source:
https://lenterakecil.com/sekilas-sd-inpres-dan-sekolah-pamong/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar